Tujuan dan Manfaat Lari Jarak Jauh

Diposting pada

Manfaat Lari Jarak Jauh

Jenis olahraga di Indonesia, khususnya lari jarak jauh menjadi yang paling popular di masyarakat. Selain memiliki manfaat, lari jarak jauh dilakukan dengan berbagai tujuan sesuai dengan keinginan dan harapan masing-masing pelakunya.

Lari Jarak Jauh

Lari jarak jauh adalah kegiatan lari dengan menempuh jarak 3 sampai 10 kilometer. Jarak yang jauh membuat atlet akan lelah ketika melakukannya. Oleh karenanya, diperlukan teknik berlari yang benar untuk mengurangi rasa lelah saat berlari.

Selain mengurangi rasa lelah, teknik yang baik saat berlari juga diperlukan untuk mempercepat gerakan lari. Macam-macam teknik saat berlari yang perlu diperhatikan adalah teknik start, teknik saat berlari, teknik pernafasan, serta teknik mendekati garis finis.

Dalam arti olahraga lari ini harus senantiasa memperhatikan latihan kecepatan. Hal ini lantaran kaki menjadi tumpuan utama dalam melakukan lari. Adapun untuk olahraga lari memiliki macam-macam jenis, antara lain;

  1. Lari jarak pendek
  2. Lari jarak menengah
  3. Lari halang rintang
  4. Lari jarak jauh

Tujuan dan Manfaat Lari Jarak Jauh

Melakukan lari jarak jauh bagi sebagain orang dilakukan sebagai suatu keharusan yang harus dilakukan secara rutin. Sebagian lainnya melakukan lari jarak jauh dengan tujuan tertentu untuk mendapatkan manfaat tertentu pula.

Tujuan Lari Jarak Jauh

Tujuan lari jarak jauh antara lain:

  1. Mengikuti Trend

Olahraga lari sudah menjadi trend dalam masyarakat luas sebagai olahraga yang dianggap keren dengan segudang manfaat. Lari jarak jauh kerap kali dilakukan dengan tujuan untuk mengikuti perkembangan zaman agar dianggap keren.

Saat ini banyak sekali pihak-pihak yang menyelenggarakan perlombaan lari jarak jauh, mulai dari instansi resmi hingga organisasi-organisasi masyarakat. Usia tidka menjadi halangan untuk melakukan olahraga lari jarak jauh.

  1. Hobi

Melakukan lari dijadikan sebagai hobi untuk memuaskan diri. Para pecinta olahraga khususnya pecinta olahraga lari bahkan rela mengikuti ajang perlombaan lari jarak jauh hingga di lauar negeri. Hobi berlari memang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan fisik serta mental seseorang.

  1. Memperoleh kesehatan

Tidak diragukan lagi bahwa olahraga lai jarak jauh memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan tubuh. Beberapa orang melakukan lari jarak jauh untuk sebagai upaya penyembuhan suatu penyakit atau sekedar untuk meningkatkan kesehatan tubuh.

Kesehatan tubuh menjadi prioritas utama agar kegiatan sehari-hari berjalan dengan baik. Menjaga lebih baik daripada mengobati.  

  1. Mendapat Penghargaan

Penghargaan kepada seseorang dapat berupa barang serta berupa pujian. Tujuan melakukan lari jarak jauh khususnya ketika perlombaan salah satunya adalah untuk memperoleh penghargaan berupa hadiah yang disediakan pihak penyelenggara maupun penghargaan berupa pengakuan dari orang lain.

  1. Ajang bertemu dengan banyak orang

Kegiatan lari jarak jauh sering kali diadakan bahkan sampai tingkat internasional. Sebagian orang mengikuti kegiatan lari jarak jauh agar dapat bertemu dan bersosialisasi dengan banyak orang.

Denga bersosialisasi dengan orang yang memiliki karakter berbeda-beda membuat diri sendiri memahami arti pentingnya memahami pendapat orang lain, pentingnya menghargai orang lain, serta pentingnya menjaga silaturahmi agar menjadi manusia yang lebih bermanfaat.

Manfaat Lari Jarak Jauh

Beberpaa manfaat dari lari jarak jauh antara lain:

  1. Menjaga kesehatan jantung

Salah satu organ vital manusia adalah jantung. Jantung berfungsi untuk memompa darah ke seluruh tubuh. Oleh karenanya sangat penting untuk menjaga kesehatan jantung salah satunya dengan melakukan olahraga lari jarak jauh.

Ketika berlari jantung akan memompa darah lebih cepat dari biasanya untuk memenuhi kebutuhan oksigen bagi otot. Dengan lari jarak jauh, jantung akan terbiasa untuk bekerja seara optimal sehingga mebuat jantung lebih sehat.

  1. Mengurangi stress

Melakukan lari jarak jauh ternyata juga dapat mengurangi beban yang ada dalam pikiran serta membantu tubuh menjadi lebih fress. Ketika melakukan olahraga lari jarak jauh, tubuh akan mengeluarkan hormon endorfin atau sering disebut dengan hormone kebahagiaan.

Ketika hormon endorfin dalam darah mengalami peningkatan, perasaan depreesi dan stress dalam tubuh akan menghilang karena euria dalam tubuh akan meningkat. Selain itu, suasana alam yang didapat ketika berlari membuat tubuh sekaligus otak menajadi segar kembali.

  1. Menguatkan otot kaki

Otot yang kuat memungkinkan seseorang untuk melakukan aktivitas beban berat menjadi lebih mudah. Melatih otot menjadi lebih kuat khususnya otot kaki dapat dilakukan dengan cara berlari. Ketika berlari, otot kaki akan bekerja lebih berat dari biasanya. Kinerja otot ini apabila sering dilakukan secara rutin membuat otot semakin kuat khusunya pada otot kaki.

  1. Meningkatkan stamina

Kegiatan berlali ternyata daoat membantu meningkatkan stamina seseorang. Ketika berlari, aliran darah tersuplai secara baik ke seluruh tubuh yang membuat tubuh tidak mudah lelah. Membiasakan tubuh untuk aktif bergerak dan meningkatkan kerja otot menjadikan tubuh dan otot terbiasa untuk melakukan hal-hal berat. Sehingga ketika melakukan aktivitas yang membutuhkan stamina tinggi, tubuh dapat menerima dengan baik serta menghindarai dari rasa lelah yang berlebihan.

  1. Mencegah Rematik

Penyakit rematik merupakan penyakit nyeri pada tulang atau tubuh anggota gerak. Rematik dapat terjadi karena persendian kaku. Otot-otot tegang, tulang yang keropos dan lain sebagaiinya yang disebabkan karena tulang tidak terbiasa melakukan tekanan berat.

Oleh karenanya, olahraga lari dapat membuat otot lebih aktif bergerak sehingga otot tidak kaku serta dapat memperkuat persendian. Melakukan olahraga lari jarak jauh  menguarangi timbulnya nyeri pada tulang atau rematik khusunya pada orang yang sudah lanjut usia.

  1. Membakar kalori

Melakukan lari jarak jauh membuat tubuh membakar kalori lebih banyak. Kalori dalam tubuh akan keluar bersama dengan keringat yang keluar saat berlari. Semakin jauh jarak yang ditempuh semakin banyak pula karori yang akan terbakar. Sangat dianjurkan untuk seseorang yang ingin membakar kalori dalam tubuh untuk melakukan olahraga lari jarak jauh.

  1. Meningkatkan sistem imun

Ketika sedang berlari, metabolisme dalam tubuh akan meningkat. Kondisi ini akan memicu tumbuhnya sel-sel pertahanan tubuh atau sel imun. Pembentukan sel-sel imun ini membuat tubuh dahan tubuh semakin kuat untuk menangkal virus dan bakteri jahat dalam tubuh sehingga tubuh tidak mudh terserang penyakit.

  1. Memperlancar peredaran darah

Aktivitas lari jarak jauh membuat tubuh kerja jantung semakin meningkat. Meningkatnya sistem kerja jantung membuat sistem peredaraan darah menjadi lancar mengingat bahwa jantung merupakan bagian tubuh yang berfungsi memompa darah ke seluruh tubuh. Oleh karena itu, olahraga lari sangat baik untuk memperlancar peredaran darah dalam tubuh.

  1. Membuat tidur menjadi nyenyak

Melakukan lari jarak jauh memang banyak menguras tenaga dan energi dalam tubuh. Kekurangan energy akan membuat tubuh merasa lelah dan membutuhkan banyak istirahat untuk mengisi kembali energi tubuh yang hilang. Rasa lelah membuta tidur menjadi semakin nyenyak. Tidur juga dibuutuhkan untuk memperbaiki sel-sel tubuh yang terjad ketika tubuh istirahat.

  1. Mengurangi resiko tekanan darah tinggi

Menurut beberapa sumber kesehatan, melakukan aktivitas lari dapat menurunkan resiko tekanan darah tinggi. Selain mengurangi resiko darah tinggi, melakukan olahraga lari jarak jauh juga dapat menghindari seseornag dari penyakit diabetes, dan resiko kolestrol tinggi. oleh karenanya olahraga lari perlu dilakukan secara rutin.

Kesimpulan

Dari penjelasan yang dikemukakan sejatinya banyak nomor-nomor lari jarak jauh yang diperlombakan secara nasional maupun internaisonal. Secara resmi jarak lari jarak jauh yang biasanya diperlombakan adalah lari 5000 meter (5 kilometer), lari 10.000 meter (10 kilometer), serta lari dengan jarak 42. 192 meter atau yang biasa disebut dengan lari marathon.

Meskipun begitu, beberapa ajang lomba lari jarak jauh terkadang tidak selalu menempuh jarak seperti yang telah disebutkan diatas, tergantung kebijakan dari pihak penyelenggara.  Namun jarak yang ditempuh tetap dalam kisaran 3.000 meter sampai dengan 10.000 meter.

Selain teknik, melakukan kegiatan lari jarak jauh juga perlu memperhatikan persiapan sebelum melakukan melakukannya. Resiko ringan seperti terkilir, cedera, overused injury hingga resiko berat seperti pingsan bahkan kematian dapat terjadi jika kurang persiapan baik secara fisik maupun kesehatan.

Melakukan kegiatan lari tidak dibatasi pada waktu tertentu. Artimya seseorang yang ingin melakukan olahraga lari dapat melakukan kapanpun. Namun alangkah baiknya menghindari waktu siang hari ketika berlari. Cuaca yang panas membuat tubuh cepat kehilangan cairan dan mudah berkeringat serta mengakibatkan dehidrasi yang lebih tinggi daripada waktu lainnya.

Nah, itusaja penjelasan yang bisa kami uraikan pada semua kalangan pembaca terkait dengan tujuan lari jarak jauh dan manfaatnya dalam kehidupan. Semoga bisa memberi edukasi, pemahaman, serta referensi bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Salah seorang yang menyukai olaharaga dan menulis terkait dengan bidang olahraga. Semoga tulisan saya di dosenpenjas.com ini membantu kalian semuanya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *