Pengertian Senam Irama, Sejarah, Jenis, Unsur, dan Contohnya

Diposting pada

Senam Irama Adalah

Senam irama disebut juga senam ritmik atau senam modern, merupakan kinerja latihan fisik sistematis dengan bantuan alat-alat tangan seperti tali, simpai, bola, pentung, pentung, dan pita. Berdasaran sejarahnya, olahraga ini berasal dari abad ke-18; dan, meskipun beberapa pesenam berpartisipasi di Olimpiade dari tahun 1948 hingga 1956 dalam latihan individu dan kelompok, baru pada Olimpiade 1984 kompetisi individu menjadi acara kompetitif resmi.

Olimpiade 1996 adalah yang pertama untuk memasukkan kompetisi kelompok. Tentunya, baik senam individu atau kelompok, dalam senam irama harus memperhatikan beberapa unsur penting, diantaranya yaitu kekuatan, kelenturan, keseimbangan, dll. Contoh senam irama misalnya senam yang dilakukan oleh Anna Bessonova dengan alat berupa pita pada kejuaraan dunia di Benidorm 2008.

Senam Irama

Senam ritmik adalah olahraga yang menggabungkan unsur-unsur balet, senam, tarian, dan manipulasi alat. Pemenangnya adalah peserta yang mendapatkan poin terbanyak, ditentukan oleh panel juri, untuk lompatan, keseimbangan, pirouette (pivot), penanganan peralatan, dan eksekusi.

Setiap gerakan dalam senam irama melibatkan keterampilan atletik dan gerakan kunci tingkat tinggi. Kemampuan fisik yang dibutuhkan oleh pesenam berirama meliputi kekuatan, kekuatan, kelenturan, ketangkasan, ketangkasan, daya tahan dan koordinasi tangan-mata.

Olahraga ini diatur oleh Federation Internationale de Gymnastique (FIG), yang merancang Code of Points dan mengatur semua aspek kompetisi elit internasional. Peristiwa terbesar dalam olahraga adalah Pertandingan Olimpiade, Pertandingan Dunia, Kejuaraan Dunia, Pertandingan Eropa, Kejuaraan Eropa, Piala Dunia dan Seri Grand-Prix.

Pengertian Senam Irama

Senam irama adalah salah satu cabang senam artistik yang dilakukan oleh seorang atlet atau sekelompok atlet senam untuk mempertunjukkan koreografinya yang kental dengan nuansa akrobatik, balet dan tari modern, dengan atau tanpa menggunakan alat bantu senam yang bisa berupa bola (ball), pita (ribbon), tali (rope), gada (club), dan simpai (hoop).

Pengertian Senam Menurut Para Ahli

Adapun definisi senam menurut para ahli, antara lain:

Margono

Senam dapat didefinisikan sebagai suatu latihan gerakan tubuh yang diciptakan secara sistematis bertujuan untuk membentuk gerakan yang harmonis dalam pengembangan fisik dan kemampuan gerak seseorang.

Mahendra

Senam adalah suatu kegiatan utama yang mengembangan bentuk gerak secara harmonis dalam komponen fisik dan kemampuan gerak.

Peter H. Werner

Senam adalah salah satu latihan tubuh yang dirancang untuk meningkatkan daya kelenturan dan daya tahan kekuatan dengan menggunakan alat pada latihan lantai.

Imam Hidayat

Senam adalah suatu bentuk latihan tubuh yang dilakukan secara terencana dan tersusun untuk meningkatkan kebugaran jasmani dan meningkatkan keterampilan.

Sutrisno dan Khadafi

Senam adalah suatu kegiatan latihan jasmani yang dirancang secara teratur dengan membentuk gerakan tubuh yang teratur untuk mendapatkan tujuan tertentu.

Madijono

Senam dapat didefinisikan sebagai suatu kegiatan latihan fisik secara terpilih dengan melibatkan suatu gerakan terpilih untuk mendapatkan manfaat bagi tubuh seseorang.

Sejarah Senam Irama

Senam ritmik tumbuh dari ide-ide Jean-Georges Noverre (1727–1810), François Delsarte (1811–1871), dan Rudolf Bode (1881–1970), yang semuanya percaya pada ekspresi gerakan, di mana seseorang menggunakan tarian untuk mengekspresikan diri dan berolahraga berbagai bagian tubuh.

Peter Henry Ling lebih lanjut mengembangkan ide ini dalam sistem latihan bebas Swedia abad ke-19, yang mempromosikan “senam estetika”, di mana para siswa mengekspresikan perasaan dan emosi mereka melalui gerakan tubuh.

Gagasan ini diperluas oleh Catharine Beecher, yang mendirikan Western Female Institutedi Ohio, Amerika Serikat, pada tahun 1837. Dalam program senam Beecher, yang disebut “menari tanpa menari (dance without dancing)”, para wanita muda berlatih musik, berlatih gerak dari gerakan badan yang sederhana ke gerakan yang lebih sulit.

Selama tahun 1880-an, Émile Jaques-Dalcroze dari Swiss mengembangkan eurhythmics, suatu bentuk pelatihan fisik untuk musisi dan penari. George Demeny dari Perancis menciptakan latihan untuk musik yang dirancang untuk mempromosikan keanggunan gerakan, fleksibilitas otot, dan postur yang baik. Semua gaya ini digabungkan sekitar tahun 1900 ke dalam sekolah senam ritmik Swedia, yang nantinya akan menambah elemen tarian dari Finlandia.

Sekitar waktu tersebut, Ernst Idla dari Estonia menetapkan tingkat kesulitan untuk setiap gerakan. Pada tahun 1929, Hinrich Medau mendirikan The Medau School di Berlin untuk melatih para pesenam dalam “senam modern”, dan untuk mengembangkan penggunaan peralatan.

Senam ritmik yang kompetitif dimulai pada tahun 1940-an di Uni Soviet. Federation Internationale de Gymnastique secara resmi mengakui disiplin ini pada tahun 1961, pertama sebagai senam modern, kemudian sebagai senam sportif berirama, dan akhirnya sebagai senam ritmik.

Kejuaraan Dunia pertama untuk pesenam berirama individu diadakan pada tahun 1963 di Budapest, sedangkan untuk senam berkelompok diperkenalkan pada tingkat yang sama pada tahun 1967 di Kopenhagen, Denmark.

Senam ritmik ditambahkan ke Olimpiade Musim Panas 1984 di Los Angeles, dengan kompetisi menyeluruh untuk semua orang. Namun, banyak federasi dari negara-negara Eropa Timur dipaksa untuk memboikot oleh Uni Soviet. Lori Fung Kanada adalah pesenam ritmik pertama yang mendapatkan medali emas Olimpiade.

Kompetisi kelompok ditambahkan ke Olimpiade Musim Panas 1996 di Atlanta. Tim Spanyol memenangkan medali emas pertama dari kompetisi baru dengan tim yang dibentuk oleh Estela Giménez, Marta Baldó, Nuria Cabanillas, Lorena Guréndez, Estíbaliz Martínez dan Tania Lamarca.

Jenis Senam Irama

Senam irama dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu:

Individu

Yaitu senam irama yang dilakukan oleh satu orang atlet saja yang mempertlihatkan koreografinya menggunakan alat atau tidak menggunakan alat.

Kelompok

Yaitu senam irama yang dilakukan secara berkelompok. Senam irama kelompok berbeda dengan senam irama individu, karena dalam senam irama kelompok atlet menggunakan salah satu jenis alat saja atau beberapa jenis alat bantu untuk memperlihatkan koreografinya.

Unsur Senam Irama

Dalam melakukan senam irama terdapat beberapa unsur yang harus dikuasai oleh atlet senam ritmik, diantaranya yaitu:

  1. Kekuatan

Kekuatan merupakan suatu pondasi bagi atlet senam ritmik. Tanpa memiliki kekuatan yang bagus para atlet senam ritmik akan mengalami kesulitan dalam melakukan gerakangerakan yang sulit.

  1. Kelenturan

Kelenturan merupakan salah satu hal yang utama dalam senam ritmik sebab senam ritmik sangat kental dengan nuansa balet dan akrobatik. Pada balet dan akrobatik memperlihatkan gerakan lentur dan gestur-gestur tubuh yang diikuti oleh persendian ekstrim dan lekukan-lekukan tubuh.

  1. Keseimbangan

Keseimbangan juga menjadi salah satu hal yang penting dalam senam ritmik yang berguna untuk melangsungkan koreografi, khususnya dibutuhkan pada saat gerakan-gerakan yang sulit seperti berputar dengan satu kaki dan menangkap bola.

  1. Keterampilan

Salah satu penilaian dalam senam irama adalah ketrampilan atau daya kreativitas menciptakan suatu koreografi gerak. Pada umumnya, dalam perlombaan senam irama terdapat banyak variasi gerakan akan mendapatkan lebih banyak nilai. Jika atlet dapat menciptakan gerakan baru yang memiliki nilai estetika dan gerakan yang sulit.

  1. Ketepatan

Dalam melakukan senam irama, ketepatan irama yang baik sangat dibutuhkan sebab sang atlet tidak hanya menghitung pola langkah pada tempatnya, tidak hanya menghitung alat waktu dilempar dan ditangkap kembali,tapi harus seirama juga dengan musik yang mengiringi gerakanya.

  1. Keluwesan

Keluwesan dalam melakukan senam irama menunjukkan seberapa dalamnya latihan yang telah dilalui sebab keluwesan tersebut hanya bisa didapatkan melalui koreografi yang sudah disusun dan latihan yang teratur.

Keluwesan membutuhan improvisasi pada waktu permorma berlangsung. Keluwesan yang dimaksud dalam hal ini bukan hanya dari bagian tubuh saja, tetapi juga respon yang dilakukan dalam berbagai hal yang sedang berlangsung.

  1. Keindahan

Keindahan merupakan salah satu poin yang terpenting karena senam ritmik terlahir dari wilayah pertunjukan dan salah satu elemen yang utama didalam senam irama.

Contoh Senam Irama

Salah satu contoh senam irama telah dilakuan oleh seorang pesenam rusia, Anna Bessonova dengan alat berupa pita pada kejuaraan dunia di Benidorm 2008. Berikut deskripsi gerakan yang telah ia lakukan:

  1. Hal pertama yang dilakukan yaitu berada dalam posisi siap, yaitu dengan cara memposisikan tubuh dalam keadaan berdiri, tangan kanan memegang stik pita pada posisi teracung keatas, kepala dililit pita dengan satu lilitan, tangan kiri memegang pita dan menyisakan sisanya dilantai.

Posisi tangan kanan, lilitan pita di kepala dan pita yang terpegang di tangan kiri yaitu dalam posisi sejajar-miring. Kedua kaki tegak, lurus, jinjit layaknya gestur balerina. Anna Bessonova mulai bergerak setelah musik menyala.

  1. Setelah musik menyala, gerakan pertama yang dilakukan adalah memutar tangan kanannya untuk melepaskan lilitan pita dikepalanya dan langsung disusul dengan putaran tubuh yang diawali juga oleh gerakan memutar dari tangan kanan yang dibantu oleh tolakan kaki kanan ke arah kanan dan kaki kiri masih berjinjit menjadi tumpuan.

Ketika gerakan tersebut dilakukan, Anna juga selalu membuat putaran-putaran kecil pada pitanya seiring gerakan tubuhnya yang sedang berputar hanya dengan satu kaki dan pita tersebut bergerak-gerak membentuk suatu pola tertentu.

  1. Gerakan lain yang dilakukan oleh Anna yaitu membuat lingkaran besar dengan pita yang diikuti dengan gerakan meroda beberapa kali untuk memindahkan tubuhnya ke tengah arena, selanjutnya ia membuat beberapa gerakan melangkah seraya membuat putaran pita tampak berkeliling mengitari kakinya.

Dalam melangkah, cara yang dilakukan adalah dengan mengangkat salah satu kaki hingga lurus ke atas dan menurunkannya ke depan secara bergantian. Di sela-sela gerakan itulah pita terus diputar di sela-sela dimensi gestur yang tercipta ketika melangkah.

  1. Anna juga menggunakan gerakan roll ketika melemparkan stik pita ke arah depan dan ia mengejarnya. Gerakan roll tersebut dilakukan beberapa kali lalu menangkapnya dan langsung menggerakan pita tersebut hingga membentuk pola-pola tertentu.

Itulah tadi serangkain artikel yang sudah kami tuliskan kepada segenap pembaca terkait dengan pengertian senam irama menurut para ahli, sejarah, jenis, unsur, dan contohnya. Semoga melalui materi ini bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan bagi segenap pembaca sekalian. Trimakasih,

Gambar Gravatar
Salah seorang yang menyukai olaharaga dan menulis terkait dengan bidang olahraga. Semoga tulisan saya di dosenpenjas.com ini membantu kalian semuanya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *