Peraturan Permainan Kriket

Diposting pada

Peraturan Permainan Kriket

Aturan permainan kriket bisa dikatakan sebagai bagian daripada syarat dan ketentuan dalam pertandingan ataupun proses latihan yang barangkali diakui ataupun tidak diantara kita ada yang asing dengan olahraga kriket. Alasannya karena permainan bola kecil kriket ini jarang dimainkan di bangku sekolah.

Tetapi yang pasti, arti olahraga kriket sedikit mirip dengan permainan kasti yaitu sama-sama masuk dalam olahraga dengan menggunakan bola.

Kriket

Definisi olahraga kriket yang dalam Bahasa Inggris dikenal dengan cricket adalah jenis permainan bola kecil yang dilakukan secara beregu yang terdiri dari dua regu. Dimana, untuk masing-masing regu biasanya terdiri dari sebelas orang. Sehingga cara melakukan olahraga ini mirip dengan permainan kasti.

Alasannya karena alat yang digunkaan berupa bola kriket dengan ukuran kecil seperti ukuran bola kasti dan tongkat pemukul atau biasa disebut dengan bat. Bila dipukul menggunakan bat, maka satu regu sebagai regu pemukul dan satu regu sebagai regu penjaga.

Aturan Permainan Kriket

Adapun untuk peraturan bermain kriket secara lengkap. Yakni;

  1. Peraturan awal permainan

Pemilihan tim atau kelompok yang akan bermain pertama ditentukan dengan undian koin yang dilakukan oleh kapten dari masing-masing tim. Undian koin ini disaksikan pula oleh wasit yang akan memimpin pertandingan supaya tidak terjadi kecurangan.

  1. Jumlah pemain

Dalam peraturan kriket untuk satu tim terdiri dari 13 pemain. Saat permainan berlangsung, ada sebelas pemain yang ada pada makna lapangan inti. Ketigabelas pemain tersebut terdiri dari sebelas orang tim yang akan bermain atau biasa disebut dengan fielding dan dua orang dari tim lawan yang bertugas sebagai pemukul. Selain itu, terdapat pula dua wasit di dalam lapangan untuk mengatur pertandingan.

Dalam satu tim memiliki satu anggota sebagai kapten. Kapten ini yang nantinya akan menentukan strategi apa yang akan digunakan ketika bermain.

Selain kapten, setiap pemain memiliki peran masing-masing, yaitu:

  1. Batsman,  Batsman merupakan pemain yang bertugas untuk memukul bola.
  2. Bowler, Bowler adalah pemain yang bertugas untuk melempar bola.
  3. Fielders, Fielders adalah pemain yang bertugas untuk menangkap bola dari pukulan lawan
  4. Wicker keeper, Wicker keeper dalam olahraga kriket bertugas untuk menangkap bola yang tidak bisa dipukul oleh pemian dari tim lawan.
  5. Mid on dan mid off, Mid on dan mid off merupakan tangan kanan dan tangan kiri batsman yang berada di sebelah kanan dan kiri batsman.
  6. Gully, Gully adalah pemain yang bertugas menangkap bola yang dipukul jauh oleh tim lawan.
  7. Slips, Slips adalah pemain yang beridir di belakang gawang, tepatnya diantara area pemukul bola dan third man.
  8. Long on dan long off, Long on dan long off adalah pamian yang berada di sebelah kanan dan kiri bowler.
  1. Innings

Inning merupakan istilah yang digunakan untuk menyebut setiap babak dalam pertandingan. Setiap tim lazimnya memiliki satu atau dua innings tergantung dari format pertandingan. Setiap babak dalam pertandingan, pelatih tidak boleh ikut campur.

  1. Aturan akhir pertandingan

Pertandingan dalam permainan kriket akan berakhir jika sudah selesai satu innings. Namun permainan dapat pula berakhir apabila kaptem tim memberhentikan innings. Hal tersebut dapat dilakukan sebagai strategi kapten karena menganggap  skor/run sudah cukup banyak.

Dalam permainan kriket, cuaca buruk dapat mempengaruhi pertandingan sehingga wasit dapat memberhentikan permainan sewaktu-waktu apabila cuaca dirasa kurang mendukung permainan. Hal lain yang dapat menandakan permainan berakhir adalah ketika dalam innings terkahir pertandingan, tim pemukul sudah mencapai target skor dan sudah memenangkan pertandingan.

  1. Ketentuan skor

Pemain yang mendapatkan skor adalah pemain yang melakukan lemparan dengan benar. Sah atau tidaknya lemparan ditentukan oleh seorang wasit yang biasa disebut dengan umpire.

Selain menentukan sah tidaknya suatu pukulan, umpire juga memiliki tugas untuk menentukan kapan pemukul harus memulai pukulan. Umpire juga memiliki hak untuk menentukan apakah pertandingan dilanjutkan atau diberhentikan.

Selain aturan permainan kriket yang perlu setidaknya dipahami bahwa terdapat peralatan utama yang digunkan dalam pertandingan, yakni bola kriket dan tongkat pemukul. Dimana untuk peralatan lain yang digunakan sebagai pelengkap adalah helm khusus untuk bermain kriket/topi, sarung tangan, seragam lapangan, serta sepatu yang bergerigi.

Nah, itulah tadi artikel singkat yang bisa kami berikan pada semua pembaca berkenaan dengan macam-macam aturan dalam permainan kriket. Semoga saja bisa memahamkan dan memberi edukasi mendalam bagi kalian yang sedang membutuhkannya.

Gambar Gravatar
Salah seorang yang menyukai olaharaga dan menulis terkait dengan bidang olahraga. Semoga tulisan saya di dosenpenjas.com ini membantu kalian semuanya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *