Pengertian Pencak Silat, Sejarah, Tujuan, dan Manfaatnya

Diposting pada

Pencak Silat Adalah

Pencak Silat adalah olahraga pertempuran yang secara kolektif mencakup seni bela diri dari berbagai gaya. Bentuk pertempuran ini berasal dari Indonesia sebagai sarana pertahanan diri dan berubah menjadi olahraga yang kompetitif, sehingga mempelajari pencak silat bisa memberikan tujuan dan manfaat yang beragam. Olahraga ini saat ini telah menyebar ke banyak negara Asia Selatan.

Ada beberapa gaya Pencak Silat yang saat ini sedang dipraktikkan, di mana enam yang paling populer adalah Minangkabau, Sunda, Betawi, Jawa, Bali, dan Maluku. Beberapa gerakan ofensif yang biasa digunakan adalah pukulan dan tendangan. Serangan dengan kaki, siku, dan bahu juga sering digunakan. Untuk pertahanan, gerakan yang paling umum digunakan adalah memblokir, menggunakan tangan, lengan, siku atau bahu. Menghindar dan membelokkan juga sering digunakan untuk pertahanan.

Pencak Silat

Pencak silat adalah istilah umum untuk kelas seni bela diri dari Indonesia. Di negara-negara tetangga istilah ini biasanya mengacu pada silat kompetitif profesional. Ini adalah bentuk pertempuran seluruh tubuh yang menggabungkan serangan, bergulat, dan melempar selain persenjataan.

Setiap bagian tubuh digunakan dan dapat diserang. Pencak silat dipraktekkan tidak hanya untuk pertahanan fisik tetapi juga untuk tujuan psikologis.

Organisasi pencak silat terkemuka di Indonesia adalah Ikatan Pencak Silat Indonesia (Asosiasi Pencak Silat Indonesia). Badan penghubung untuk pencak silat internasional adalah Asosiasi Pencak Silat Internasional atau PERSILAT (Persekutuan Pencak Silat Antar Bangsa).

Pencak silat adalah salah satu cabang olahraga yang termasuk dalam Asian Games Tenggara dan kompetisi tingkat wilayah lainnya. Pencak silat pertama kali memulai debutnya di Asian Games 1987 dan Asian Games 2018, keduanya diadakan di Indonesia.

Pencak silat adalah bentuk seni bela diri yang unik yang berakar pada budaya Melayu, yang membentang di seluruh Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Filipina Selatan dan Thailand Selatan, dan tempat-tempat lain di mana populasi yang bercakap-cakap dalam bahasa Melayu dan merujuk pada bahasa Melayu umum leluhur dapat ditemukan.

Namanya dirancang oleh Asosiasi Pencak Silat Indonesia (Ikatan Pencak Silat Indonesia atau IPSI), yang didirikan pada tahun 1948 di Solo, Indonesia dan kemudian diadopsi oleh Federasi Pencak Silat Internasional yang didirikan pada 1980 oleh Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam, dan sekarang digunakan oleh semua anggotanya yang tersebar di seluruh dunia.

Pengertian Pencak Silat

Pencak silat dapat didefinisikan sebagai olahraga beladiri yang juga mengandung nilai – nilai seni tradisional dari Indonesia. Pencak silat sendiri bisa digunakan dalam berbagai macam kegiatan, utamanya adalah sebagai media pendidikan baik di masyarakat maupun di sekolah.

Pencak silat mempunyai 4 aspek yaitu:

  1. Aspek mental spiritual
  2. Aspek seni budaya
  3. Aspek bela diri
  4. Aspek olah raga

Nilai-nilai luhur yang terkandung dalam pencak silat meliputi 3 hal pokok sebagai satu kesatuan, yaitu :

  1. Budaya Indonesia sebagai asal dan coraknya
  2. Falsafah budi pekerti luhur sebagai jiwa dan sumber motivasi penggunanya
  3. Pembinaan mental spiritual, beladiri, seni, dan olahraga yang terintegrasi

Pengertian Pencak Silat Menurut Para Ahli

Adapun definisi pencak silat menurut para ahli, antara lain:

Hasan Alwi

Kata pencak dapat diartian sebagai suatu keahlian dalam pertahanaan diri. Seni keahlian yang satu ini meliputi gerakan seperti menangkis, menghindar, menyerang dan lain sebagainya. Sedangkan kata silat dapat diartikan sebagai olahraga yang didasarkan pada kegiatan menghindar, menyerang dan mempertahankan diri, dengan atau tanpa senjata.

Sehingga pencak silat bisa diartikan sebagai suatu skill kepandaian dalam seni berkelahi yang didasarkan pada ketangkasan dalam menyerang, menghindar dan membela diri, entah itu dalam suatu pertandingan khusus ataupun pada perkelahian yang sesungguhnya.

Abdus Syukur

Pencak ialah gerakan-gerakan indah untuk menghindar, meyerang, dan pertahanan yang memiliki unsur komedi. Pencak juga bisa dimaknai sebagai sebuah acara pertunjukan untuk hiburan. Sedangkan silat ialah teknik beladiri dalam menghindar, menyerang dan mengunci lawan yang tidak bisa ditampilakan di khalayak ramai.

Wongsonegoro

Pencak ialah gerakan yang bisa diartikan untuk menyerang ataupun membela diri, yang mempunyai aturan khusus dan dapat dipertunjukkan di depan umum. Silat ialah inti sari dari pencak, yaitu seni kepandaian dalam hal berkelahi atau membela diri yang tidak dapat diperlihatkan di khalayak umum.

Koesoepanangat

Pencak ialah gerakan-gerakan ilmu bela diri tanpa adanya lawan. Sedangkan, silat merupakan seni bela diri yang tidak boleh dikompetisikan.

Atok Iskandar

Pencak silat ialah bagian dari kebudayaan dari masyarakat Indonesia dalam membela atau mempertahankan diri.

Sejarah Pencak Silat

Sebagai negara yang dikelilingi oleh hutan dan berbagai jenis hewan liar, nenek moyang Indonesia terbiasa melindungi diri dari manusia dan alam. Bahkan, berkat alam, nenek moyang Indonesia mampu belajar beberapa gerakan pertempuran.

Dengan mengambil contoh binatang liar bergerak, seperti monyet, harimau, ular, elang dan banyak lagi, Pencak Silat seperti yang kita kenal sekarang lahir. Ada juga asumsi lain bahwa Pencak Silat berasal dari keahlian hebat suku asli Indonesia dalam berburu dan berperang. Cina dan India juga membawa pengaruh seni bela diri ke Pencak Silat.

Pencak Silat diyakini mulai menyebar sekitar abad ke-7 M tetapi tidak ada yang tahu pasti. Diasumsikan bahwa Pencak Silat menyebar dari Sumatera ke berbagai daerah di Asia Tenggara. Penyebaran Silat itu sendiri sama seperti jenis pendidikan lainnya. Itu diturunkan dari seorang guru ke seorang siswa. Meskipun, pada saat pertama, itu hanya dari mulut ke mulut.

Kerajaan kuno Indonesia yang terkenal seperti Kerajaan Sriwijaya dan Kerajaan Majapahit disuruh memiliki prajurit mereka sendiri yang kuat.

Prajurit ini memiliki keterampilan yang sangat hebat dalam menggunakan gerakan seni bela diri. Silat lebih dikenal sebagai gayong dan cekak Malaysia dan Singapura. Di Thailand, silat dikenal sebagai bersilat, sementara itu dikenal sebagai pasilat di Filipina selatan.

Hampir setiap daerah memiliki karakter seni bela diri atau prajurit yang mereka banggakan. Dari Sunda Pajajaran, ada Prabu Siliwangi, dan juga, Hang Tuah, komandan dari Malaka. Gajah Mada, Mahapatih dari kerajaan Majapahit dan Si Pitung dari Betawi juga merupakan pejuang seni bela diri yang paling terkenal dalam sejarah dan legenda.

Pada abad ke-11, ada legenda Minangkabau, silat yang dipraktikkan, yang dalam bahasa Minangkabau disebut Silek, oleh Datuk Suri Diraja dari Pariangan, Tanah Datar, yang kemudian dikembangkan oleh orang Minang di seluruh Asia Tenggara.

Pada abad ke-14, penyebar agama Islam berkontribusi dalam menyebarkan Silat di seluruh negeri dengan mengajar Silat bersama dengan subjek agama di surau atau pesantren. Silat telah menjadi bagian dari latihan spiritual sehari-hari.

Tujuan Pencak Silat

Pencak silat memiliki beberapa tujuan, diantaranya yaitu:

  1. Sebagai tempat bagi generasi yang memiliki hobi olahraga khususnya beladiri untuk menyalurkan bakat dan minatnya.
  2. Membentuk masyarakat “Berjiwa Sehat, Berpikir Cerdas, Berprestasi”.
  3. Membentuk dan mendidik kader-kader bangsa agar memiliki sikap ksatria, berani membela kebenaran dan keadilan, disiplin yang tinggi serta tanggung jawab lahir dan batin.
  4. Mendorong dan menggerakkan masyarakat agar lebih memahami dan menghayati langsung hakikat dan manfaat olahraga Pencak Silat sebagai kebutuhan hidup.
  5. Mendidik generasi mudah agar tidak terjerumus pergaulan bebas, pengguna obat terlarang.

Manfaat Pencak Silat

Pencak silat memiliki beberapa manfaat, diantaranya yaitu:

  1. Melatih Kesabaran 

Belajar silat juga mengajarkan kita untuk sabar karena mempelajarinya butuh proses, sehingga kita tidak bisa hanya mempelajari teorinya saja tetapi juga prakteknya. Mulai dari mempelajari dasarnya terlebih dahulu, setelah mulai paham dan bisa kita praktekan pelajaran tersebut sebelum dilanjutkan ke tahap berikutnya.

Seringkali banyak orang yang tidak bisa bertahan ketika baru mempelajari dasarnya saja, lalu memilih untuk tidak melanjutkan latihan, karena memang itu bukan hal yang mudah apalagi bagi yang sama sekali belum pernah belajar silat, sungguh harus ekstra sabar yang sesabar sabarnya.

  1. Melatih Mental

Belajar silat juga bisa melatih mental kita menjadi kuat, karena kita belajar untuk mengalahkan rasa takut yang bergejolak dalam diri.

Dalam silat kita harus siap untuk menghadapi serangan, jatuh bangun mempraktekan jurus, siap terkena pukulan saat latihan Itu merupakan beberapa hal yang kita jalani ketika belajar silat, sehingga mental kita terus dilatih tahap demi tahap. 

  1. Melatih Konsentrasi

Belajar silat juga bisa melatih konsentrasi kita, karena dalam silat kita harus fokus terhadap apa yang kita pelajari, kita belajar untuk mempraktekan apa yang telah kita pelajari dengan benar.

Misalnya saat guru sedang mengajari kita beragam gerakan, kita harus berkonsentrasi agar kita bisa memahami fungsi dari gerakan-gerakan tersebut, sehingga kita juga bisa mempraktekan sesuai fungsi dan kebutuhannya.

  1. Melatih Kewaspadaan

Belajar silat melatih kewaspadaan kita, sebab kita dilatih untuk selalu sigap dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang bisa berakibat buruk pada diri kita. Oleh sebab itu kita dituntut selalu dalam kondisi siaga, kita harus belajar bagaimana harus menempatkan diri kita dengan benar dan mengatur pandangan agar bisa menjangkau pengelihatan pada hal yang ada di sekeliling kita.

  1. Melatih Kepekaan

Belajar silat melatih kepekaan kita, karena kita akan berlatih untuk mengandalkan indra yang kita miliki dengan maksimal, baik indra pengelihatan, perabaan maupun pendengaran. Kepekaan tersebut biasanya akan kita miliki jika kita benar-benar rajin dalam mempelajari dan memprakteran pelajaran.

  1. Melatih Kedisiplinan

Belajar silat melatih kedisiplinan kita, sebab dalm hal ini kita dilatih untuk konsisten terhadap waktu dan juga pelajaran yang sudah disepakati dan harus benar-benar dijalani dan dipraktekan dengan sungguh-sungguh. Misalnya disiplin dalam waktu latihan, disiplin dalam mempraktekan pelajaran yang telah kita pelajari.

  1. Melatih Kontrol

Belajar silat bisa melatih kontrol kita, karena kita belajar tentang bagaimana memanfaatkan kemampuan yang ada dengan benar. Misalnya cara bagaimana harus menghindar, bagaimana menunggu, bagaimana bertahan, nah hal tersebut benar-benar dipelajari saat belajar silat.

  1. Menambah Pengetahuan

Belajar silat akan menambah pengetahuan kita. Misalnya kita akan tahu dimana letak  titik-titik  kelemahan manusia, sehingga kita bisa lebih berhati-hati lagi dalam bertindak yang berhubungan dengan fisik agar tidak mencelakai orang lain.

  1. Menjaga Tubuh Tetap Sehat

Silat juga termasuk olah raga yang bisa menyehatkan jasmani dan rohani, gerakan-gerakan silat dapat membakar kalori dalam tubuh, meregangkan otot-otot tubuh, melancarkan peredaran darah dan pernafasan, selain itu masih banyak manfaat yang lain.

Itulah tadi materi yang bisa kami berikan terkait dengan penjelasan pengertian pencak silat menurut para ahli, sejarah terbentuk, tujuan, dan manfaatnya. Semoga melalui artikel ini sendiri bisa memberikan wawasan dan menambah pengetahuan pembaca sekalian. Trimakasih,

Gambar Gravatar
Salah seorang yang menyukai olaharaga dan menulis terkait dengan bidang olahraga. Semoga tulisan saya di dosenpenjas.com ini membantu kalian semuanya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *