Pengertian Gor (Gelanggang Olahraga), Jenis, Fungsi, dan Contohnya

Diposting pada

GOR Adalah

Gelanggang Olahraga atau bisanya kita sebut dengan GOR merupakan ruang atau tempat yang digunakan untuk keperluan arti olahraga. Terdapat bermacam-macam jenis Gelanggang Olahraga dengan klasifikasi yang berbeda. Salah satunya yaitu klasifikasi yang dikemukakan oleh Departemen Pekerjaan Umum, dalam buku Standar Tatacara Perencanaan Teknik Bangunan Gedung Olahraga, gelanggang olahraga dibagi menjadi 3 tipe, yaitu Gelanggang Tipe A, B, dan C.

Ditinjau dari jenis olahraganya, ada gelanggang yang khusus digunakan untuk permainan bola basket, bulu tangkis, voli, dan lain-lain. Antara yang satu dengan yang lain tentunya memiliki ketentuan-ketentuan khusus yang harus dipatuhi dalam pembuatannya. Di Indonesia sendiri tentunya juga memiliki banyak GOR, misalnya GOR Manahan di Kota Solo.

GOR (Gelanggang Olahraga)

Gelanggang Olahraga adalah platform tertutup yang besar, seringkali berbentuk lingkaran atau oval, dirancang untuk menampilkan teater, pertunjukan musik, atau acara olahraga. Kata “Arena” itu sendiri berasal dari bahasa Latin harena, yang artinya pasir yang sangat halus yang menutupi lantai arena kuno seperti Colosseum di Roma, Italia.

Arena terdiri dari ruang terbuka besar yang dikelilingi di sebagian besar atau semua sisi oleh tempat duduk berjenjang untuk penonton, dan mungkin ditutupi oleh atap. Karakteristik utama dari sebuah arena adalah bahwa ruang dilaksanakannya even adalah titik terendah, memungkinkan visibilitas maksimum. Arena biasanya dirancang untuk menampung banyak penonton.

Istilah arena kadang-kadang digunakan sebagai sinonim untuk tempat yang sangat besar seperti Pasadena’s Rose Bowl, tetapi fasilitas seperti itu biasanya disebut stadion, terutama jika tidak memiliki atap.

Pengertian GOR

Gedung Olaharaga (GOR) adalah wadah atau tempat yang dikhususkan untuk pelaksanaan kegiatan berbagai jenis olahraga tradisional dan olahraga modern, yang dibangun sesuai dengan keperluan dan kepentingan dalam pelaksanaan kegiatan latihan fisik.

Pengertian Gelanggang Menurut Para Ahli

Adapun definisi gelanggang menurut para ahli, antara lain:

  1. Kamus Umum Bahasa Indonesia/KBBI (Balai Pustaka, 1995), Gelanggang olahraga adalah ruang yang menjadi lapangan tempat menyabung ayam, bertinju, berpacu ( kuda ), olahraga dan sebagainya.

Jenis GOR

Berdasarkan klasifikasi yang dikemukakan oleh Departemen Pekerjaan Umum (DPU) dalam buku Standar Tatacara Perencanaan Teknik Bangunan Gedung Olahraga yang dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum, GOR dibagi menjadi 3 tipe, yaitu:

  1. Gelanggang Olahraga Tipe A, yaitu GOR yang penggunaannya melayani Wilayah Provinsi/Daerah Tingkat I.
  2. Gelanggang Olahraga Tipe B, yaitu GOR yang penggunaannya melayani Wilayah Kabupaten atau Kota Madya.
  3. Gelanggang Olahraga Tipe C, yaitu GOR yang penggunaannya melayani Wilayah Kecamatan.

Macam-Macam Gelanggang Olahraga berdasarkan jenis olahraganya, antara lain:

  1. Arena Olahraga Basket

Terdapat beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam merencanakan dan merancang arena olahraga basket, diantaranya yaitu:

  1. Ukuran lapangan basket beserta area bebas yang ada diluar lapangan
  2. Ketinggian ruangan
  3. Kebutuhan ruang-ruang
  4. Sirkulasi antar manusia
  5. Fasilitas keamanan dan kenyamanan penonton
  6. Pencahayaan dan penghawaan baik secara buatan maupun alami

Lapangan basket harus memiliki permukaan yang rata, keras, dan bebas dari semua hal yang menghalangi dengan ukuran panjang 28 m dan lebar 15 m yang diukur dari sisi dalam garis batas.

  1. Arena Olahraga Bulutangkis

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan dan merancang arena olahraga bulu tangkis, diantaranya yaitu:

  1. Ukuran lapangan bulutangkis beserta area diluar permainan atau area aman yang ada di sekitar lapangan
  2. Ketinggian plafon
  3. Penghawaan dan penerangan untuk seluruh ruangan
  4. Permukaan lantai anti licin dan tidak berwarna cerah dan memantulkan cahaya, permukaan lantai didak dengan batubata, beton, tapi harus dari kayu atau karpet sintetis
  1. Arena Olahraga Voli

Bola voli adalah cabang olahraga yang dimainkan secara beregu oleh dua tim, yang masing-masing terdiri atas 6 orang pemain. Antara tim yang satu dengan tim yang lain dipisahkan oleh net yang berada di tengah lapangan. Tiap-tiap regu hanya dapat memainkan bola dengan tiga kali sentuhan

Lapangan voli berbentuk empat persegi panjang dengan ukuran panjang 18 m dan lebar 9 m, yang dikelilingi oleh daerah bebas selebar 3 m dengan suatu penghalang yang ketinggiannya 7 meter dari permukaan lapangan permainan.

Untuk kompetisi internasional yang resmi, daerah bebas harus memiliki ukuran 5 m dari garis samping dan 8 m dari garis akhir. Penghalangan ruang bebas harus memiliki ukuran  minimal setinggi 12,50 m dari permukaan lapangan permainan.

  1. Arena Olahraga Futsal

Permainan bola besar yang satu ini mengalami perkembangan yang pesat di Indonesia. Tidak seperti sepak bola, futsal hanya dimainkan oleh lima orang di setaip tim. Ukuran lapangan dan ukuran bolanya pun lebih kecil apabila dibandingkan dengan sepak bola.  Aturan permainannya pun berbeda dengan sepakbola.

Lapangan yang digunakan untuk pertandingan internasional terbuat dari kayu atau rubber/plastik, berbentuk persegi panjang dengan garis yang ada disamping harus lebih panjang dibandingkan garis gawang.

Terdapat beberapa hal yang harus diperhatikan dalam merencanakan dan merancang arena olahraga bulutangkis, diantaranya yaitu:

  1. Ukuran lapangan futsal dan area bebas diluar lapangan
  2. Kebutuhan ruang-ruang
  3. Sirkulasi antar manusia
  4. Fasilitas keamanan dan kenyamanan penonton
  5. Pencahayaan dan penghawaan baik secara alami dan buatan

Persyaratan Gelanggang Olahraga (GOR)

Persyaratan umum pembangunan gelanggang olahraga yang terdapat dalam sebuah ruang olahraga indoor, diantaranya yaitu:

  1. Area olahraga umum

Yang meliputi

  1. Lapangan olahraga
  2. Area penonton (tribun)
  3. 25 area official (petugas garis, wasit, pelatih, dan lain-lain)
  4. Ruang peralatan olahraga
  5. Ruang teknik
  6. Ruang pelatih
  7. Uang ganti
  8. Kamar mandi dan toilet
  9. Janitor
  10. Dan sebagainya
  1. Area olahraga indoor

Yang meliputi;

  1. Area administrasi

Yang meliputi;

  1. Ruang resepsionis
  2. Kantor pengelola
  3. Ruang rapat pengelola
  4. Pantry
  5. Gudang
  6. Ruang arsip
  1. Area penerima tamu, yang meliputi:
  • Front office
  • Loket penjualan tiket
  • Loket pendaftaran keanggotaan atau penyewaan
  • Entrance hall
  • Lobby
  • Toilet umum
  1. Area Rekreasi

Yang meliputi;

  1. Cafetaria
  2. Taman bermain
  3. Sport shop
  4. Kolam renang
  1. Area Pendidikan

yang meliputi;

  1. Perpustakaan buku-buku olahraga
  1. Keamanan

Yang meliputi;

  1. Faktor keamanan terhadap api
  2. Keributan/kerusuhan
  3. Kecelakaan
  1. Area Ibadah

Yang meliputi;

  1. Musholla
  2. Ruang tempat wudhu

Fungsi GOR

Gelanggang bukan sekedar menyediakan wadah saja, sebab jika tidak melayani fungsi tambahan yang mendukung, maka tidak bisa disbeut gelanggang. Oleh sebab itu, gelanggang harus dilengkapi dengan fasilitas untuk mendukung kegiatan-kegiatan lain yang berkaitan dengan fungsi utamanya.

Secara umum, fungsi bangunan Gelanggang Olahraga tersebut yaitu sebagai wadah penampung kegiatan olahraga. Sedangkan secara khusus, fungsi dan peran Gelanggang Olahraga, diantaranya yaitu:

  1. Membantu menciptakan dan menambah lapangan pekerjaan, misalnya di sektor olahraga, transportasi, hiburan, industri kecil, dan lain-lain.
  2. Membantu dalam mengembangkan industry-industri lainnya yang berada di sekitar Gelanggang Olahraga.
  3. Menyediakan fasilitas olahraga, makan dan minum serta jasa lainnya yang bertujuan untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup masyarakat.

Agar GOR bisa berfungsi dengan baik, maka fasilitas yang disediakan atau ditawarkan juga harus lengkap. Secara umum, fasilitas yang terdapat pada Gelanggang Olahraga bisa dibedakan menjadi dua bagian, yaitu:

  1. Fasilitas utama adalah fasilitas yang memang harus ada dalam lingkup bangunan Gelanggang Olahraga. Sebagai contoh yaitu lapangan bulutangkis, hall basket, dan lain-lain.
  2. Fasilitas penunjang adalah fasilitas yang berfungsi sebagai pendukung atau pelengkap bagi fasilitas yang ada di bangunan Gelanggang Olahraga. Sebagai contoh yaitu kafe, perpustakaan, sport shop, dan lain-lain.

Contoh GOR

Contoh-contoh bangunan GOR, diantaranya yaitu:

  1. Gelanggang Olahraga Bahurekso Kendal

Gelanggang Olahraga Bahurekso Kendal berada di jalan Soekarno-Hatta Kabupaten Kendal. Gelanggang olahraga ini dibangun pada tahun 1991 dengan luasan bangunan yaitu 6.770 m² dan berkapasitas 1.500 orang penonton yang mengacu pada klasifikasi gelanggang olahraga tipe B.

Tujuan Pemerintah Kabupaten Kendal membangun gelanggang olahraga ini yaitu sebagai sarana penunjang  kegiatan olahraga bagi masyarakat Kendal dan para atlitnya, untuk memacu mereka berolahraga dan berlatih agar mencapai prestasi maksimal. Pengelolaan Gelanggang Olahraga Bahurekso dilakukan oleh DINPORA Kabupaten Kendal.

  1. Gelanggang Olahraga Jati Diri Semarang

Gelanggang Olahraga Jati Diri Semarang memiliki luas areal yaitu ±19 Ha. Presentase kenaikan rata-rata jumlah penonton pertahun di GOR adalah 3,8%. Terdapat sport hall atau gedung olahraga di sebelah selatan komplek olahraga Jati Diri. Luas bangunan tersebut yaitu 75,6 m x 75,6 m = 571,36 m², dengan daya tampung yaitu 8000 orang penonton.

Fasilitas olahraga yang tersedia di GOR yang satu ini, diantaranya yaitu:

  1. Kolam renang prestasi
  2. Kolam Renang Anak
  3. Arena Sepatu roda
  4. Lapangan tembak
  5. Tennis Outdoor
  6. Tennis Indoor
  7. Gelanggang Olahraga
  8. Stadion Sepak Bola
  9. Gedung TaekWon Do
  10. Gedung Squash
  11. Gedung IMI
  12. Mushola
  13. Gedung Pengelola
  14. Panjat Tebing
  15. Wisma Panjat Tebing
  1. Gelanggang Olahraga Manahan Solo

Gelanggang Olahraga Manahan Solo memiliki luas areal yaitu ±14 Ha. GOR yang satu ini  diarahkan menjadi fasilitas olah raga berskala nasional bahkan internasional. Fasilitas yang tersedia di GOR ini, diantaranya yaitu:

  1. Stadion Utama
  2. Velodrome
  3. Gelanggang Olahraga
  4. Lapangan Tenis
  5. Kolam Renang
  6. Lapangan Latihan Sepak Bola
  7. Lapangan Voli
  8. Lapangan Basket
  9. Plaza
  10. Pelataran Parkir
  11. Bangunan Penunjang

Demikinalah artikel yang bisa kami kemukakan pada segenap pembaca berkaitan dengan pengertian Gor (Gelanggang Olahraga) menurut para ahli, macam, syarat, fungsi, dan contoh bangunannya yang ada di Indonesia dari berbagai wilayahnya.

Gambar Gravatar
Salah seorang yang menyukai olaharaga dan menulis terkait dengan bidang olahraga. Semoga tulisan saya di dosenpenjas.com ini membantu kalian semuanya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *