Bentuk Kagiatan Penjelajahan dan Penjelasannya

Diposting pada

Macam Penjelajahan

Penjelajahan adalah salah satu kegiatan yang dilakukan di tempat terbuka di luar ruangan. Kegiatan ini menarik perhatian khususnya anak muda yang suka berpetualang. Banyak sekali jenis kegiatan penjelajahan yang bisa dilakukan untuk sekedar mengisi waktu luang atau sebagai salah satu referensi untuk acara-acara sekolah.

Penjelajahan

Penjelajahan adalah kegiatan menjelajah untuk mencari informasi atau mencari sumber daya. Kegiatan penjelajahan identik dengan perjalanan kaki yang disertai dengan permaiann atau petualangan. Namun jika jarak yang ditempuh cukup jauh, kegitan penjelajahan dapat dilakukan dengan menggunakan alat transportasi seperti sepeda, bus, perahu, dan jenis kendaraann lainnya.

Melakukan kegiatan penjelajahan sama dengan mengeksplor dan menyatu dengan alam. Untuk melakukan kegiatan penjelajahan, dibutuhkan perlengkapan yang memadai. perlengkapan-perlengkapan yang perlu disiapkan untuk melakukan kegiatan penjelajahan antara lain;

  1. Ransel
  2. Pakaian
  3. Tenda
  4. Sepatu gunung
  5. Obat-obatan pribadi
  6. Perlengkapan tidur
  7. Perlengkapan makan
  8. Perlengkapan tambahan yang mungkin dibutuhkan.

Bentuk Penjelajahan

 Bentuk-bentuk penjelajahan antara lain:

  1. Penjelajahan Masyarakat

Penjelajahan masyarakat merupakan jenis penjelajahan yang dilakukan dengna berjalan kakai dengan tujuan untuk mengenal lingkungan masyarakat sekita sepanjang perjalanan. Melakuakn interaksi dengan masyarakat selama melakukan perjalanan sanagt bermanfaat bagi siswa.

Mereka dapat mengenal tata kehidupan masyarakat serta dapat belajar menerapkan perilaku sopan dalam kehidupan bermasyarakat.

Jarak yang ditepuh dalam jenis penjeloajahan ini sekitar 6 sampai 8 km untuk usia 16 hingga 20 tahun yang dibuat dalam bentuk regi-regi kecil. Selama melakukan perjalanan tiap regu dapat melakukan pencarian mengenai data tentang mata pencaharian penduduk setempat, jumlah penduduk, jumlah sekolah, kepercayaan, adat istidat, dan lain sebagainnya.

Hasil akhir dari kegiatan penjelajahan masyarakat adalah pembuatan laporan tentang hal-hal yang ditugaskan yang sumbernya diperoleh dari hasil interaksi dengan masyarakat. Kegiatan ini dapat membantu siswa untuk mengurangi rasa jenuh akibat belajar di dalam kelas.

  1. Pengembaraan

Bentuk penjelajahan berupa pengembaraan dapat dilakuakn oleh anak usia 14 – 16 tahun. Jarak yang ditempuh sekitar 10 km dari tempat awal memulai perjalanan. Perjalanan pengembaraan tidak harus dilakukan secara beregu. Kegiatan ini dapat dilakukan sendiri atau berdua.

Jangka waktu perjalanana dapat dilakukan selama 12 jam dan bisa menginap dengan membangun tenda. Dalam kegiatan ini, anggotanya boleh membawa peta sebagai petunjuk arah. Apabila kegiatan pertama dalam penjelajahan ini telah dilaksanakan, ia boleh meneruskan usahaaya untuk mencapai kecakapan khsusus pengembara.

Kecakaan khsusus pengembara meliputi mengemasi dan membawa alat  dan perlengkapan kemah di dalam ransel, tiga kali ikut serta dalam sebuah penjelajahan yang masing-masing memiliki harus menempuh jarak 12 km, memilih rute arah perjalanan sejauh 20 km di atas peta serta dapat mengemukakan alasan memilih rute tersebut, memilih kisi-kisi penunjang 1 km di atas peta dengan kemungkinan dapat mendirikan perkemahan serta alasan pemilihan tempat tersebut, yang terakhir dapat membuat sendiri sebagian dari alat-alat perlengkapan penjelajahan.

Untuk usia 17 sampai 20 tahun kegiatan pengembaraan dapat ditempuh sehari semalam atau selama 36 jam dengan jarak 15 km.

  1. Penjelajahan mempertahankan hidup

Penjelajahan ini sering dikenal dengan arti survival hike. Pejelajahan mempertahankan hidup sengaja dibuat berat dengan tujuan agar memiliki daya tahan yang kuat, kemampuan metal dan fisik yang kuat, memiliki kedisiplinan yang tinggi, memeiliki rasa percaya diri, serta memiliki kekuatan jasmani dan rohani.

Kegiatan seperti ini dapat dilakukan dalam kegiatan kemiliteran, calon anggota SAR, calon anggota pecinta alam, calon anggota  kelompok bela diri, dan lain sebagainya. tingkat kesulitan pun disesuiakan dengan tujuan yang ingin dicapai. Tingkat kesulitan paling tinggi dalam  kegiatan ini adalah dalam kegiatan kemiliteran.

  1. Penjelajahan Pantai

Penjelajahan pantai adalah kegiatan penjelajahan atau perjalananyang berhubungan dengan kegiatan di pantai. Jenis kegiatan ini dapat memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga dan melestarikan laut dan ekosistem laut.

Jenis kegiatan yang dilakukan pada penjelajahan pantai bermacam-macamseperti kegiatan membuat maker pasir, melakukan kegitaan megunpulkan benda laut. Bagi anak-anak kegiatan penjelajahan pantai perlu diawasi oleh orang dewasa untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Kegiatan maker pantai biasanya dilakukan untuk mengisi acara atau kegiatan ketika para siswa melakukan kegitan wisata pantai yang diakdakan pihak sekolah. Pasir dapat digunakan sebagi media untuk mengembangkan kreativitas diri pada siswa.

Jenis kegiatan mengumpulkan benda laut dapat dimanfaatkan untuk mengenalkan benda-benda laut kepada siswa. Hasil pengumpulan benda laut dapat digunakan sebagai bahan kerajinan oleh siswa.

  1. Penjelajahan Perkampungan di sekitar sekolah

Penjelajahan ini bersifat ringan dan biaanay dilakukan oleh siswa-siswa sekolah. Bentuk penjelajahan ini hampir sama dengan penjelajahan masyarakat, hanya saja dalam penjelajahan perkampungan sekitar sekolah jarak yang ditempuh lebih pendek. Hanya mencakup wilayah di sekitar sekolah dan tidak memerlukan waktu terlalu banyak.

Penjelajahan perkampungan sekitar sekolah bertujuan untuk mengenalkan kepada siswa lingkungan sekitar sekolah serta melatih siswa untuk berinteraksi dengan warga sekitar.

  1. Penjelajahan Lari Lintas Pantai

Dalam pelaksanaannya, lari lintas pantai hampir sama dengan penjelajahan di alam bebas, hanya saja lari lintas pantai ini dilakukan di dsekitar pantai. Kegiatan ini menggunakan variasi rute darat dan rute yang melewati air dengan berbagai rintangan dan tantangan.

Kegiatan ini biasanya dilakukan secara beregu, dapat pula dilakukan secara perorangan atau berpasangan. Manfaat lari lintas pantai selain meningkatkan kelincahan, juga dapat membantu menghilangkan stress. Suasana pantai membuat pikiran rileks dan tenang.

  1. Penjelajahan Arung Sungai

Penjalajahan arung sungai merupakan sebuah kegiatan menelususi sungai dengan menggunakan perahu karet. Masyarakat sering menyebutna dengan olahraga arung jeram. Kegiatan ini cukup keras karena medan yang dilalui tidaklah mudah. Peserta harus melewati arus sungai yang deras dan bebatuan-bebatuan di sungai.

Kegiatan arung jeram dilakukan secara berkelompok. Bagi pemula, melakukan penjelajahan arung sungai harus didampingi dengan seorang pemandu. Perlengkapan yang harus disiapkan untuk melaksanakan penjelajahan arung jeram antara lain perlengkapan perahu yang meliputi kayuh, dayung, galah, tali, dan pelampung. Diperlukan juga perlengkapan tambahan seperti obat-obatan dan bahan makanan dan perlengkapan pribadi lainnya.

  1. Penjelajahan sawah

Penjelajahan sawah dilakukan di daerah pedesaan yan memiliki hamparan sawah yang luas. Penjelajahan ini biasanya ersifat observatif yaitu dilakukan dengan tujuan untuk meneliti sesuatu berkaitan dengan pertanian.

Penjelajahan sawah biasanya dilakukan oleh anak-anak sekolah dasar untuk memperkenalkan hasil pertanian dan memberikan edukasi mengenai cara bertani kepada para siswa. Saat ini, kegiatan ini jarang dilakukan.

  1. Penjelajahan Gunung

Penjelajahan gunung sering disebut dengan mendaki gunung. Kegiatan ini tergolong dalam kegiatan yang sulit dan membutuhkan tenaga yang kuat. Rute yang dilalui biasanaya sudah ditentukan oleh pengelola atau pemandu. Peserta hanya mengikuti rute yang sudah ada.

Dibutuhkan peralatan seperti peralatan camping untuk mendaki gunung. Waktu yang dibutuhkan untuk menjelajahpun cukup lama hingga berhari-hari tergantung pada ketinggian gunung dan tingkat kesulitan medan yang dilalui.

  1. Penjelajahan Aliran Sungai Kecil

Penjelajahan aliran sungai berbeda dengan penjelajahan arung sungai. Penjelajahan ini dilakukan berjalan kaki mengikuti aliran sungai kecil. Kegiatan ini biasanya dilakukan pada acara camping sekolah.  Tujuan kegiatan ini untuk mengamati kelestarian sungai kecil mulai dari habitat hewan maupun tumbuhan yang hidup di sekitar sungai.

Tahapan Melakukan Kagiatan Penjelajahan

Kegiatan penjelajahan dilakukan dalam tiga tahapan. Antara lain

  1. Tahap persiapan
  2. Tahap pemberangkatan/penjelajahan I
  3. Tahap penjelajahan II

Penjelasan atas tahapan tersebut, antara lain sebagai berkut;

Tahap Periapan

Tahap pertama meliputi pendaftaran ulang, pembekalan, dan sarasehan. Pada tahp pertama semua kesiapan baik dari peserta maupun pembimbing akan dilakukan pengecekanbulang. Pada tahap ini, peserta akan diberikan arahan dan petunjuk untyk bekal saat melakukan penjelajahan.

Tahap Pemberangkatan

Tahap kedua ialah tahap pemberangkatan. Tahap ini meliputi upacara pemberangkatan dan pelaksanaan pemberangkat.

Pelaksanaan upacara dilakukan dengan tujuan untuk menambha rasa disiplin. Pelaksanaan pemberangkatan dilakukan setelah selesai melakukan upacara. Dalam tahap ini, pengecekan kembali barang bawan kembali dilakukan untuk memastikan barag tidak ada yang tertinggal.

Tahap Penjelajahan

Tahap terakhir adalah tahap penjelajahan. Kegiatan penjelajahan merupakan akhir dari kegiatanuntuk menuju lokasi yang dituju.

Nah, demikian saja artikel yang bisa kami posting pada segenap pembaca berkenaan dengan berbagai bentuk kagiatan penjelajahan yang bisa dilakukan oleh semua orag beserta tahapan-tahapan penting yang harus dilakukan. Trimakasih,

Gambar Gravatar
Salah seorang yang menyukai olaharaga dan menulis terkait dengan bidang olahraga. Semoga tulisan saya di dosenpenjas.com ini membantu kalian semuanya ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *